Simak, Nasihat Rumah Tangga Ala Keraton Jawa (Bagian 2)

Simak, Nasihat Rumah Tangga Ala Keraton Jawa (Bagian 2)

79
0
BERBAGI

RB, Jakarta-Dalam khazanah kesusastraan Jawa, Serat Darmawasita karangan KGPAA Mangkunegara IV tahun 1878 M telah membahas perkara nasihat rumah tangga ala keraton Jawa.

Serat ini ditemukan dalam kumpulan Serat Warna-Warni yang ditulis menggunakan aksara Jawa anyar dalam bahasa Jawa. Dalam Pupuh Mijil, kita akan menyimak apa isinya dalam 19 bait.

4 Tumpraping reh pamanduming wanci
Bagi pengaturan waktu

tatane ing kono
yang berlaku di situ

umatura dhingin mring priyan
bicarakan dulu dengan suami

yen pinujuno ing asepi
di kala waktu senggang

ywa kongsi baribin jangan sampai terjadi kesalahfahaman

saru yen rinungu
memalukan kalau terdengar

5 Mbokmanawa lingsem temah runtik
Mungkin malu sehingga hatinya marah

dadi tan pantuk don
sehingga tidak mencapai tujuan

dene lamun ingulap netyane
adapun jika ditolak hatinya

datan rengu lilih ing penggali
tidak marah dan berkenan hatinya

banjurna derangling
teruskan pembicaraanmu

lawan tembung alus
dengan perkataan yang halus

6 Anyuwuna wulang wewalere
Mintalah petunjuk aturannya

nggonira lelados
didalam engkau melayani

lawan endi kang den wenangake
serta mana yang diperbolehkan

marang sira wajibing pawestri
kepada engkau yang menjalankan kewajiban sebagai istri

anggonen salami
pergunakan hal ini selamanya

dimen aja padu
agar tidak terjadi pertengkaran.

7 Awit wruha kukune jeng Nabi
Karena ketahuilah hukum Nabi

kalamun wong wadon
kalau seorang wanita

ora wenang andhaku darbeke
tidak berwenang mengakui miliknya

priya lamun durung den lilani
pria kalau belum diizinkan

mangkono wong laki
demikianlah orang bersuami

tan wenang andhaku
tidak berwenang mengakuibarang itu sebagai

(Bersambung)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY