Profil Singkat H. Hasan Basri Durin, Putra Minang di Pemerintahan

Profil Singkat H. Hasan Basri Durin, Putra Minang di Pemerintahan

725
0
BERBAGI

RB, Jakarta-Hasan Basri Durin lahir di Nagari Jaho, Padang Panjang, Minangkabau, Hindia Belanda, 15 Januari 1935. Ia adalah mantan politikus Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Wali Kota Padang dan Gubernur Sumatera Barat masing-masing selama dua periode dan menjadi Menteri Negara Agraria pada 1998-1999.

Hasan Basri Durin lahir dan dibesarkan di kampungnya di Jaho, sebuah kenagaraian yang terletak di dekat Padang Panjang.

Setelah menamatkan SMA di Bukittinggi, ia pindah ke Yogyakarta untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Sebelum terjun ke dunia politik, ia sempat bekerja sebagai Sekretaris Panitia Pemilihan Daerah (PPD) Jambi dan Sumatera Barat.

Pada bulan Oktober 1971, ia diangkat sebagai Penjabat Wali Kota Padang, kemudian menggantikan Akhiroel Yahya menjadi Wali Kota Padang selama dua periode dari tahun 1973 hingga tahun 1983.

Ia dianggap berhasil membangun Kota Padang sehingga adat Minang memberinya gelar Datuk. Ia adalah satu dari lima pejabat Minang yang diberikan gelar Datuk karenaa kesuksesannya dalam memimpin.

Setelah itu, ia menggantikan Azwar Anas sebagai Gubernur Sumatera Barat dan menjabatnya dari tahun 1987 sampai 1997. Dalam masa jabatannya, penghargaan Pataka Prayojana diraih.

Selama masa jabatannya, ia dikenal ramah dan kerap mengajak wartawan yang ikut perjalanan dinasnya untuk makan bersama-sama di suatu restoran, sebagai bentuk penghargaan. Hal ini banyak dikenang oleh wartawan lokal.

Setelah Presiden Soeharto lengser kemudian digantikan oleh B.J. Habibie, ia diangkat menjadi Menteri Negara Agraria dalam Kabinet Reformasi Pembangunan dan menjabatnya sampai ketika kementerian itu dihapus oleh KH Abdurrahman Wahid pada tahun 1999. (HG)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY