Nuansa Surat Al-Hasyr di Kota Jakarta

Nuansa Surat Al-Hasyr di Kota Jakarta

280
0
BERBAGI

Nuansa Surat Al-Hasyr di Kota Jakarta
===============================

Saya benar-benar merasa, ada nuansa surat Al-Hasyr di hari-hari menuju 4 November 2016 ini. Hampir semua perangkatnya sudah lengkap.

* Orang Kafir ahli kitab yang akan diusir sudah ada. Mereka berada dalam keadaan sombong, angkuh. Merasa benteng mereka sangat kokoh dan tak akan pernah bisa dihancurkan. Bahkan orang beriman menduga kekuatan mereka teramat besar. Padahal Allâh yang akan menghancurkan mereka. Dengan tangan orang-orang yang beriman. Juga tangan mereka sendiri. (ayat 2)

* Orang-orang munafik sudah ada. Mereka juga sudah saling bersumpah setia dengan saudara mereka si orang-orang kafir. Sumpah palsu yang detail sekali dijelaskan oleh Allâh di (ayat 11 – 12)

* Pasukan orang-orang beriman sudah ada. Para pejuang yang berdiri di garis depan, rela meninggalkan keluarga dan harta bendanya. Siap mati, untuk tujuan membela Allâh (ayat 8)

* Para pembela, pendukung dan penyokong juga sudah menyambut seruan itu. Mereka mencintai para pejuang karena Allâh. Siap mendukung dengan segenap harta dan tenaga. Semata-mata karena Allâh (ayat 9).

* Bala tentara kafir & munafik dengan segala kepengecutannya juga sudah ada. Mereka tidak akan pernah berani berhadapan secara langsung dengan pasukan orang-orang yang beriman, melainkan hanya bersembunyi di balik keyboard dan layar monitor.
Ketahuilah bahwa permusuhan di antara sesama mereka sangat dahsyat. Kita menduga mereka kompak, padahal sesungguhnya terpecah belah. (ayat 14)

* Bahkan uniknya, kemarahan mereka karena kerusakan tanaman akibat pengepungan ini sudah ada. Protes mereka yang lucu sudah dibantah di surat Al-Hasyr sendiri. (ayat 5)

* Terakhir, orang-orang beriman yang tidak ikut berjuang secara langsung juga ada. Surat Al-Hasyr sudah menjelaskan tentang kelapangan hati mereka. Tentang do’a-do’a kebaikan yang mereka panjatkan. (ayat 10).

Tinggal hari-H waktu pengepungan saja yang belum terjadi. Juga segala macam problematikanya. Tinggal kita perkuat keimanan kita.

Tak akan mampu saya jelaskan di tulisan ini karena terbatasnya ilmu saya. Mari saudara-saudaraku, kita datangi kyai kita, Ustadz kita, Masyayikh kita. Minta penjelasan beliau-beliau tentang surat Al-Hasyr ini. Sebagai persiapan ruhiyah sebelum menghadapi pengepungan dan pengusiran “alladzîna kafarû min ahlil kitâb” yang sesungguhnya…

Agar sirna keragu-raguan kita. Bangkit keyakinan kita. Bahwa janji Allâh adalah pasti.

Allâh lah sebaik-baik pembuat makar. Maka jadilah hizbullâh…

Semoga Allâh meridhoi perjuangan kita semua…

Allâhu akbar..

Abu Qawwam

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY