Larangan Penggunaan Burkini di negara Prancis

Larangan Penggunaan Burkini di negara Prancis

426
0
BERBAGI

RB, Jakarta-Polemik penggunaan Burkini (pakaian renang yang menutupi seluruh bagian tubuh) di pantai-pantai Prancis nyatanya belum berhenti hingga detik ini.

Walikota Cannes baru-baru ini melarang keras penggunaannya di pantai mereka. Dengan tegas ia menolak bahwa penggunaan burkini menunjukkan simbol keagamaan di negara sekuler tersebut. Jumlah daerah yang menegakkan peraturan ini pun meningkat, seperti di Alpes-Maritimes, Nice, Menton, Cannes, Villeneuve-Loubet, Cinq du Var, Fréjus, Sainte-Maxime atau Le Lavandou, Le Touquet, Pas-de-Calais atau Sisco, dan Haute-Corse.

Dengan alasan menghormati prinsip laïcité di negara sekuler tersebut, aturan pelarangan penggunaan simbol terus ditegakkan. Tak ada toleransi bagi warga muslim yang ingin memenuhi kewajibannya dalam menutup tubuh di daerah pantai.

Hal tersebut ternyata semakin diperkuat oleh trauma yang dirasakan oleh warga Prancis atas terorisme yang sering terjadi belakangan ini atas nama ‘jihad’.

Hari ini jumlah muslim di Prancis meningkat secara signifikan, hal ini membuat Pemerintah Prancis terkesan cukup khawatir. Kini pelarangan burkini ditegaskan, dan semakin hari diskriminasi semakin terjadi, pelarangan kerudung di universitas serta pelarangan pemilihan menu (daging) tertentu di kantin sekolah. (MA)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY