Keterlaluan, Tagar #PercumaGratis dan #BoikotBluebird Ulah Buzzer Merusak Ekonomi Rakyat, Dibayar Siapa!

Keterlaluan, Tagar #PercumaGratis dan #BoikotBluebird Ulah Buzzer Merusak Ekonomi Rakyat, Dibayar Siapa!

271
0
BERBAGI

RB, Jakarta-Dini hari 23/03 tagar #PercumaGratis menjadi trending topik dunia di Twitter. Tagar ini mengemuka setelah sebelumnya, siang hari 22/03 terjadi unjuk rasa disertai insiden bentrok antara pengemudi taksi legal dengan moda angkutan ilegal, Grabbike dan Go-Jek.

Namun, dalam penelusuran tim Ruangbicara, rupanya tagar tersebut dibuat oleh akun-akun palsu dan Buzzer. Buzzer adalah akun yang dibuat atau dikloning untuk tujuan khusus menaikkan tren suatu tagar, biasanya untuk kepentingan bisnis dan pencitraan.

“@niki_endut: Its downhill from hereon dear bluebird 😉 #PercumaGratis” tulis salah satu akun tersebut. Setelah ditelusuri, akun @niki_endut hanya memiliki 5 pengikut dan 57 yang diikuti, sementara baru memiliki 6 twit selama satu tahun.

Parahnya lagi, ada twit dari jasa online: “@unel: ? Jasa Tambah Follower Twitter 1000 Follower Rp 50.000 CP 085711761114 / BBM : 54D0F2D4 ~ #PercumaGratis ~ 11” tulisnya.

“@Jaringan_BISNIS: Jasa Tambah Follower Instagram dan Followers Twitter, info sms 0823.1212.2323 cek iklanBBM[dot]info ~ [#PercumaGratis] ~ 5” cuit salah satu akun buzzer lain.

“@Informasi123: #PercumaGratis Selesai meeting event bersama team, otw home with @GrabID ? #BukanIklan http://pic.twitter.com/tUSLnyJW9J”, tulis akun @Informasi123. Akun ini menuliskan pusat promosi sebagai biodatanya.

Ini jelas merusak bisnis yang sehat, sedangkan rakyat kecil tentu saja yang menjadi korban, apalagi tentu buzzer semacam ini memerlukan dana yang besar. Siapa yang mendanai Buzzer ini, belum diketahui secara pasti. (AA)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY