Kenapa Luka Sayatan Kertas Sangat Menyakitkan?

Kenapa Luka Sayatan Kertas Sangat Menyakitkan?

264
0
BERBAGI

RB, Jakarta-Selama ini, kita pernah merasakan keadaan jari tangan tergores oleh hal yang tidak diduga, yaitu selembar kertas. Ketika membalik buku atau kertas fotokopi terlalu cepat, kadang hal itu bisa melukai. Kenapa hal ini bisa terjadi?

Terlebih, rasa sakit akibat tergores kertas lebih kuat daripada tersayat silet, misalnya. Belum ada penelitian intensif untuk menemukan penyebabnya, namun Dr. Hayley Goldbach, seorang ahli kulit dari University of California, punya penjelasan ilmiahnya.

Menurutnya, jawabannya ada di anatomi tubuh manusia. Ujung jari tangan memiliki saraf lebih banyak daripada bagian tubuh lainnya. Sehingga, rasa apapun yang diraba oleh bagian itu, akan terasa sangat kuat. Sebagai contoh, efek dari goresan kertas ini.

Itu juga sebabnya sensasi rabaan di ujung jari tangan sangat kuat. Persebaran saraf di ujung jari tangan bahkan lebih banyak dari punggung, misalnya.

Penjelasan kedua, terletak pada bentuk potongan kertas itu sendiri. Secara sepintas, potongan kertas terlihat lurus dan rapi. Namun, ternyata secara mikroskopis lebih mirip seperti gergaji. Jadi, bekas luka yang ditinggalkan agak “hancur” ketimbang sebuah luka sayatan biasa.

Ini sebabnya, luka itu terasa lebih sakit daripada luka lain. Jadi, berhati-hatilah ya! (HG)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY