Fantastis, Jumlah Bangunan Digusur Ahok Lebih Banyak Daripada Dampak Letusan Merapi 2010

Fantastis, Jumlah Bangunan Digusur Ahok Lebih Banyak Daripada Dampak Letusan Merapi 2010

759
0
BERBAGI

RB, Jakarta-Pemprov DKI Jakarta pada masa kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menggusur puluhan titik di Jakarta. Setidaknya, 11 titik lain sudah digusur selain di Rawajati, yaitu Kalijodo, Penjaringan, Kemayoran, Kalibata, Pluit, Kramatjati, dan lain-lain, pada 2014 akhir hingga 2016 ini.

Warga yang digusur kemudian dipindahkan ke berbagai rusun yang tidak layak huni, seperti Rawabebek, Marunda, dan lain-lain. Jumlah total bangunan yang digusur lebih dari ribuan. Di Kalijodo saja, ada 200 KK. Sementara di Penjaringan, terdapat 1728 KK. Di Pinangsia, bahkan ada 114 KK yang tercatat digusur.

Di Rawajati, terdapat 90 KK. Di Kampung Pulo, jumlah KK digusur sebanyak 926 KK. Jumlah ini belum lagi yang digusur akibat berbagai proyek d Pluit, Kalibata, Kramatjati, dan lain-lain. Bahkan di antaranya melibatkan aparat militer yang jelas-jelas melanggar HAM.

Namun demikian, ternyata jumlah ini mengalahkan jumlah bangunan dan KK yang hancur akibat letusan Merapi pada 2010 lalu. Korban gusuran Ahok lebih dari 7000 KK dan akan terus bertambah dengan rencana penggusuran di Bukit Duri, Waduk Pluit, dan berbagai kawasan.

Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Energi, dan Sumber Daya Mineral (PUP dan ESDM) Provinsi DIY mencatat ada 2.613 rumah di Kecamatan Cangkringan dan Ngemplak, Sleman, DIY, rusak akibat erupsi Merapi. Data ini dikeluarkan resmi oleh dinas terkait.

Jumlah rumah rusak terbanyak di Desa Kepuharjo, Cangkringan yang jumlahnya ada 830 unit.
Kemudian, rumah rusak di Desa Umbulharjo ada 307 unit, di Desa Glagaharjo ada 808 unit, di Desa Wukirsari ada 381 unit, dan di Desa Argomulyo ada 261 unit. Untuk Desa Sindumartani, Kecamatan Ngemplak, jumlah rumah rusak ada 26 unit, sebagaimana diberitakan di berbagai media massa.gunung-merapi-140224-b

Letusan Merapi ini bahkan tercatat terdahsyat di Indonesia sepanjang sejarah letusan gunung masa Reformasi, dan salah satu yang terdahsyat sepanjang sejarah letusan Merapi, namun bangunan yang hancur tidak sebanyak korban gusuran Ahok.

Nah, bagaimana jika pemerintah yang harusnya merawat dan mengasuh rakyatnya, justru merusak lebih banyak dari yang bisa ditimbulkan letusan sedahsyat Merapi? Think Smart! (GNR)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY