Eropa Diserbu Badai Salju, Suhu Turun Minus 29 Derajat Celcius

Eropa Diserbu Badai Salju, Suhu Turun Minus 29 Derajat Celcius

255
0
BERBAGI

RB, Internasional-Sebagaimana dirilis Ahram, gelombang dingin di Eropa telah menyebabkan sedikitnya 20 orang tewas dalam dua hari terakhir, termasuk beberapa tunawisma dan migran, sebagaimana pihak berwenang mengatakan itu pada hari Sabtu, dengan suhu dingin diperkirakan akan terus berlanjut hingga akhir pekan.

Sementara itu, Rusia merayakan Natal terdingin selama 120 tahun terakhir, dan Istanbul juga ditutupi dengan selimut salju.

Sepuluh korban hawa dingin terbaru tercatat tewas di Polandia di mana kondisi sub-beku tetap dengan minus 14 derajat Celcius (tujuh derajat Fahrenheit) terjadi pada akhir pekan ini.

“Tujuh orang tewas pada Jumat dalam momen hari paling mematikan musim dingin ini,” kata juru bicara Bozena Wysocka dari pusat pemerintah Polandia untuk keamanan (RCB).

“Kami mencatat tiga korban lainnya hari sebelumnya,” katanya. “Ini berarti sudah 53 jumlah korban hipotermia sejak November 1.”

Di Italia dalam 48 jam terakhir dingin telah terjadi tujuh kematian, termasuk lima orang tunawisma, dua dari mereka warga Polandia, kata pihak berwenang.

Ada hujan salju berat di Italia tengah dan juga di tenggara di mana bandara di Bari dan Brindisi serta di Sisilia akhirnya ditutup Sabtu pagi.

Suhu di Moskow jatuh ke minus 30 derajat semalam dan menjadi minus 24 di Saint Petersburg di mana polisi menemukan mayat seorang pria yang telah meninggal karena hipotermia.

Dan di Bulgaria pada Jumat, mayat beku dua migran Irak ditemukan oleh penduduk desa di hutan pegunungan di tenggara negara itu yang dekat perbatasan dengan Turki.

Pihak berwenang berharap korban tidak meningkat karena kondisi cuaca yang ditetapkan untuk tetap tidak berubah akhir pekan ini.

Badai salju musim dingin mencapai Turki, melumpuhkan kota terbesar, Istanbul di mana ratusan penerbangan dibatalkan pada hari Sabtu. Lalu lintas melalui selat Bosphorus juga terganggu.

Yunani juga telah melihat cuaca dingin yang dahsyat minggu terakhir ini. Di utara dekat perbatasan Turki migran Afghanistan berusia 20 tahun meninggal karena kedinginan pada hari Selasa.

Dengan lebih dari 60.000 pengungsi terutama dari Suriah di wilayahnya, Yunani telah memindahkan migran itu ke hunian yang lebih hangat dan tenda berpemanas.

Suhu di Athena pada hari Sabtu adalah nol derajat Celsius dan turun ke minus 15 di utara negara itu.

Suhu terdingin di Eropa sejauh musim dingin ini tercatat pada hari Jumat di desa Swiss La Brevine di minus 29,9 derajat.

itupun, masih jauh lebih hangat daripada rekor desa dari suhu terdingin yang pernah di Swiss yaitu pada minus 41,8 derajat pada tanggal 12 Januari tahun 1987 (AA)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY