Editorial Redaksi: Baju Lebaran Putra Khalifah

Editorial Redaksi: Baju Lebaran Putra Khalifah

279
0
BERBAGI

(Diterjemahkan dari status Dr. Murad Mahmud Haidar dengan beberapa tambahan oleh Tajun Nashr)

RB, Jakarta-Pada saat momen hari Raya Idul Fitri, ummat islam sama-sama berkumpul untuk bersilaturrahim dan mengucapkan selamat hari raya kepada khalifah dari Bani Umayyah, Umar bin Abdil Aziz -rahimahullah- yang mengadakan open house di istana beliau. Dimulai dengan para orang dewasa, setelah mereka selesai giliran anak-anak kecil. Di antara mereka terlihat anak dari khalifah yang ternyata berpenampilan agak berbeda dengan anak usia sebayanya.

Dia memakai pakaian lama, sementara teman-temannya rata-rata memakai pakaian baru yang terlihat indah.

Menyaksikan momen itu ternyata membuat Amirul Mu’minin meneteskan aair mata dan mendatangi putra beliau yang mulia itu. Namun anak beliau bertanya,

“Wahai ayah, apa yang menyebabkan engkau menangis tersedu-sedu?”

“Tidak apa-apa anakku, aku hanya khawatir hatimu terluka karena engkau berada di tengah anak-anak rakyat yang memakai pakaian baru, sementara baju yang kau pakai baju lama yang sudah usang.”

Mendengar itu putra khalifah memberi jawaban yang cukup luar biasa kepada ayahnya,

“Wahai ayahku, hati itu hanya akan terluka bagi orang yang mengenal Allah namun dia bermaksiat kepada-Nya, juga bagi orang yang durhaka terhadap ayah dan ibunya. Adapun kondisiku, demi Allah aku baik-baik saja, karena hari raya itu hanya untuk orang yang ta’at kepada Allah.”

Betapa banyak orang yang pakaian fisiknya terlihat megah dan baru namun pakaian hatinya adalah pakaian yang lusuh dan kurang terawat. Namun sebaliknya, ada orang-orang yang meskipun pakaiannya terlihat lusuh dan kurang terawat namun pakaian hatinya bak baju berlapis emas dan intan permata.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY