Drama Perselisihan Apple.inc vs F.B.I

Drama Perselisihan Apple.inc vs F.B.I

276
0
BERBAGI

RB-Sejak tahun 2014 Apple telah mendapatkan sejumlah pertentangan dari berbagai pihak keamanan Amerika Serikat. Pasalnya, pada tahun itulah perusahaan dengan lambang apel tergigit ini meluncurkan iphone seri terbarunya dengan sistem enkripsi tambahan yang menjamin keamanan privasi konsumennya. Ya, sistem keamanan yang tidak akan memungkinkan pabrik untuk membuka data ponsel itu sendiri. Setelah itu, Apple mengatakan bahwa mereka tidak akan bisa lagi membantu penyelidikan hukum yang mengharuskan penyelidikan data di ponsel pelanggan mereka tanpa seizin pemiliknya. Perselisihan saat itu kemudian meredam hingga akhir tahun 2015 kembali mencuat karena kasus terorisme di California.

7 hari selepas kejadian penembakan di San Bernardino (02/12/15), oleh sepasang suami istri; Syed Rizwan Farook dan Tashfeen Malik, FBI meminta kepada Apple untuk membuat backdoor sehingga memungkinkan FBI menerobos enkripsi iphone 5C milik Farook, yang diyakini menyimpan data terkait dengan aksinya.

Apple menolak permohonan FBI dan permintaan Hakim Federal. 16 Februari 2016, CEO Apple.inc Tim Cook memberi pernyataan ‘pemerintah U.S meminta sesuatu yang kami tidak miliki, dan sangat berbahaya untuk diciptakan. Backdoor ini seperti master key untuk membuka semua password. Pemerintah menyarankan satu backdoor saja untuk satu ponsel. Namun ini tidak benar, sekali sistem itu dibuat, tekniknya akan diikuti, berulang-ulang sehingga dapat digunakan untuk menerobos sandi apapun.’ Tulisnya dalam surat untuk pelanggan.

Beberapa perusahaan besar seperti google, facebook, dan twitter, mendukung sikap Apple yang menolak permintaan pemerintah soal ini. Mereka menyetujui keamanan privasi setiap orang harus dijaga.

Selanjutnya, hal ini akan dibawa ke rapat kongres untuk dibahas penyelesaiannya. (IF)

Dikutip dari : reuters, wikipedia, cnn.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY