Beredar, Maklumat PBNU Larang Anggota NU Gabung Aksi 4 November

Beredar, Maklumat PBNU Larang Anggota NU Gabung Aksi 4 November

326
0
BERBAGI

RB, Jakarta-Aksi 4 November yang digadang FPI beserta Gerakan Masyarakat Jakarta banyak digembosi berbagai pihak yang tidak ingin muslim Jakarta suarakan haknya.

Pekan ini beredar broadcast di jejaring sosial Whatsapp berupa ringkasan maklumat PBNU, yang menyatakan bahwa anggota NU dilarang ikut aksi 4 November nanti.

MAKLUMAT PBNU UNTUK 4 NOV

1. JAGA BHINNEKA TUNGGAL IKA
jaga perdamaian lintas etnis lintas agama, pertahankan nilai luhur bangsa saling menghormati hidup rukun & harmonis

2. BELA NKRI DI ATAS GOLONGAN
حب الوطن من الإيما “Cinta tanah air adalah bagian dari Iman”. Persatuan bangsa & kerukunan umat harus DI ATAS kepentingan gologan.

3. WASPADA FAILED STATE
Jangan sampai Indonesia menjadi “Failed State” (negara GAGAL) seperti Timur Tengah Irak, Libya, Suriah, dll, disebabkan ada kelompok yang ingn memaksakan kebenaran kepada kelompok lain.

4. HABLUMINANAS LINTAS AGAMA
“Mereka yang bukan saudara dalam iman, adalah saudara dalam kemanusiaan” (Sahabat Ali).

5. DILARANG PARTISIPASI 4 NOV
Melarang seluruh warga NU untuk ikutan demo 4 Nov yang sarat muatan politik. Melarang penggunaan atribut NU pada demo 4 Nov.

6. SERAHKAN PADA APARAT
Menghimbau aparat untuk ambil langkah & tindakan sesuai prosedur hukum demi antisipasi kemungkinan terjadinya anarki.

7. JAGA AKHLAKUL KARIMAH
Islam itu membekas di akhlak, Bukan membekas di “jihad” tapi merusak. Jaga aksi tetap damai jaga keamanan & ketertiban

8. BERSAMA BERDOA UNTUK NKRI
PBNU mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama berdoa untuk Indonesia agar selalu dalam lindungan-Nya, aamiin

Jakarta, 28 Okt 2016
27 Muharram 1438

وَالسَّــــــــــــــلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Rapat dihadiri seluruh jajaran PBNU dan
KH. Ma’ruf Amin, Rais Aam Syuriah PBNU

Begitu bunyi pernyataan tersebut. Sampai hari ini belum ada pernyataan resmi dari pihak PBNU maupun ulama terkait hal ini.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY