94 hari, Reporter Al-Qeeq Akhirnya Berbuka

94 hari, Reporter Al-Qeeq Akhirnya Berbuka

271
0
BERBAGI

RB- Mohammed Al-Qeeq, jurnalis dan aktivis Palestina ini, mengakhiri 3 bulan aksi mogok makannya. Keluarga Al-Qeeq yang bekerja di salah satu media milik Saudi mengumumkan, bahwa pada hari Jum’at (25/02) Al-Qeeq telah mengakhiri ‘puasanya’ di hari ke 94.

Seperti yang diberitakan Aljazeera.com, Al-Qeeq mengakhiri mogok makannya, setelah menghasilkan kesepakatan dengan pihak Israel. Ia akan tetap ditahan hinggga 21 Mei 2016, akan tetapi status ‘tahanan administrasi’ terhadapnya akan dicabut.

Menurut istri Al-Qeeq, suaminya mengalami penyiksaan dan  penganiayaan selama proses introgasi oleh para aparat Israel.

Mohammed Al-Qeeq sendiri adalah seorang reporter dari stasiun televisi milik Saudi, Al-Majd. Badan Intelijen Israel menangkapnya dengan tuduhan keikut sertaanya dalam aktivitas teror yang berhubungan dengan HAMAS. Al-Qeeq telah beberapa kali menginap di penjara Israel sejak tahun 2003. Ia pernah dipenjarakan selama 13 bulan ditahun 2004, dan  16 bulan di tahun 2008, dan kemudian tahun ini.

Status tahanan administratif, selalu Israel gunakan untuk penduduk Palestina. Ada ribuan orang yang berstatus sama dengan Al-Qeeq dan dipenjarakan oleh Israel. Setidaknya ada 660 orang Palestina yang mendekam di penjara dengan perlakuan yang tidak layak dan tanpa tuduhan.

“Kondisinya (Al-Qeeq) pasti amat sulit. Ia dirampas dari kami; keluarganya, anak-anaknya, pada dini hari dengan cara yang bar-bar. Mereka (Israel) rubuhkan pintu rumah kami dan menyeretnya keluar” kata istrinya. “Ia ditahan dan dibawa ke lokasi yang ia tak ketahui. Penangkapannya memutar kehidupan kami. Kami hidup dalam ketakutan dan ketegangan sekarang.” (IF)

Sumber : Aljazeera.com

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY