28 April, 80 Tahun yang Lalu, Penyair Chairil Anwar Wafat: Selamat...

28 April, 80 Tahun yang Lalu, Penyair Chairil Anwar Wafat: Selamat Hari Puisi

369
0
BERBAGI

RB, Jakarta-Hari ini, 28 April ditetapkan sebagai Hari Puisi Indonesia oleh kalangan budayawan yang diwakili oleh Maman Mahayana. Pada tanggal tersebut, 1943, penyair pembaru perpuisian Indonesia, Chairil Anwar, wafat.

Karena demikian kuatnya pengaruh Chairil Anwar, maka tanggal wafatnya itu ditetapkan sebagai hari puisi Indonesia. Beliau memang dikenal sebagai penyair yang memperkenalkan bentuk puisi yang relatif baru bagi kesusastraan Indonesia itu, selain memang beliau mendapatkan garis kepenyairannya dari angkatan Pujangga Baru.

Untuk memperingati hari ini, para sastrawan membentuk Yayasan Hari Puisi. Penetapan hari puisi ini sendiri dilakukan pada 26 Juni.

Tentu saja, penetapan ini tak lepas dari kontroversi. Kalangan yang menganut paham konservatif beranggapan, bahwa Hari Puisi ini tidak layak diperingati pada wafatnya Chairil, karena justru Chairil berperan “meruntuhkan” kebudayaan lama Indonesia yang halus dan penuh dengan kesantunan budi.

Justru, Chairil dianggap bangsa kita lebih terjajah secara kebudayaan karena membawa bentuk puisi angkatan 1880 dari Belanda. Meski begitu, jasa Chairil tetaplah besar, terutama setelah diangkat dan teliti oleh kritikus sastra HB Jassin, yang juga sahabatnya.

Selama hidupnya, Chairil sedikit membuat tulisan, hanya terhitung 83 karya yang tersebar di berbagai buku dan kartu pos. Akan tetapi, bentuk dan kekuatan diksinya begitu tinggi sehingga tetap abadi sepanjang zaman. (AA)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY