⁠⁠⁠Ini 10 Pesantren Terbaik di Indonesia! Kamu Sudah Tahu?

⁠⁠⁠Ini 10 Pesantren Terbaik di Indonesia! Kamu Sudah Tahu?

437
0
BERBAGI

RB, Jakarta-Pendidikan di Indonesia bermacam-macam, ada sekolah formal, ada pula sekolah berbasis agama yang mewajibkan siswanya menginap atau “mondok”. Apa saja pesantren-pesantren terbaik di Indonesia? Lihat, yuk!

1. Pondok Pesantren Darussalam Gontor

Siapa yang tidak kenal dengan pesantren ini? Nama pesantren ini sudah sangat familiar di telinga. Didirikan oleh tiga bersaudara KH Ahmad Sahal, KH Zainudin Fananie dan KH Imam Imam Zarkasy pada 10 April 1926 di Ponorogo, Jawa Timur.
Pondok Pesantren Gontor merupakan pelopor dan inovator pesantren modern.

Pondok ini memiliki ciri khas yaitu menerapkan kedisiplinan yang tinggi dan pembiasaan mengucapkan bahasa Arab dan Inggris dalam bahasa sehari-hari. Selain itu Gontor juga terkenal dengan kerapian mengenakan pakaian dan selalu memakai dasi saat bersekolah.

2. Pondok Pesantren Langitan, Tuban

Meski tidak se-famous Gontor, tapi ternyata Ponpes Langitan lebih tua dari Gontor! Pesantren ini berdiri pada tahun 1852, terletak di Dusun Mandungan, Desa Widang, Tuban, Jawa Timur. Luas komplek wilayah Pesantren ini sekitar 7 hektar!

Ponpes ini adalah pesantren yang sangat berpengaruh di daerah Surabaya ke arah barat menjangkau kabupaten Bojonegoro, Gresik, Cepu, Tuban serta Lamongan. Kyai Abdullah Faqih (ulama kharismatik) pernah memimpin pesantren ini.

3. Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan

Salah satu pondok pesantren terbaik di Indonesia adalah Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan. Sidogiri didirikan pada tahun 1745 oleh Sayyid Sulaiman yang berasal dari Cirebon. Sidogiri merupakan pesantren yang mempertahankan sistem pendidikan salaf murni.

Terkenal juga sebagai pesantren yang berhasil mandiri secara finansial karena memliki bisnis seperti waralaba minimarket (Mart) yang bernama Koperasi Sidogiri, lembaga keuangan yang bernama BMT (Baitul Mal Wat Tamwil), serta usaha lainnya.

4. Pondok Pesantren Daar El-Qolam, Banten

Pesantren Daar El-Qolam didirikan pada 20 Januari tahun 1968 oleh H. Qasad Mansyur dan Drs. K.H. Ahmad Rifai Arief. Pesantren ini terletak di Desa Pasir Gintung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang Banten.

Pondok Pesantren Daar El-Qolam merupakan pondok pesantren terbesar se-daerah Banten, dengan jumlah santri sampai saat ini mencapai 4298 orang.

5. Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang

Inilah pesantren terbesar di Jombang! Jika mendengar nama pesantren ini pasti kamu akan ingat dengan Gus Dur. Ya, KH Abrurahman Wahid alias Gusdur adalah cucu pendiri pesantren ini. Kyai Hasyim Asy’ari, pendiri organisasi Ulama (NU), mendirikan pesantren Tebuireng pada tahun 1926.

6. Pondok Pesantren Ihya Ulumuddin, Cilacap

Pondok pesantren ini didirikan oleh KH. Badawi Hanafi pada 24 November 1925. Pondok pesantren ini berada di Desa Kesugihan, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Ihya Ulumuddin lebih dikenal dengan nama Pondok Pesantren Kesugihan.

7. Pondok Pesantren Darunnajah, Jakarta

Di Jakarta juga ada pesantren! Darunnajah, namanya. Pondok pesantren ini terletak di Jalan Ulujami Raya, No. 86, Kelurahan Ulujami, Kecamatan Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta. Pesantren ini menerapkan sistem kurikulum yang terpadu, pendidikan berasrama serta pengajaran bahasa Arab dan Inggris secara intensif.

Pesantren ini dirintis sejak tahun 1942. Didirikan pada 1 April 1974 oleh (Alm) KH. Abdul Manaf Mukhayyar dan dua rekannya (Alm) KH. Qomaruzzaman dan KH. Mahrus Amin.

8. Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri

Kediri sering disebut kota santri karena banyaknya pondok pesantren di kota tersebut. Namun dari semuanya, Lirboyo-lah yang paling terkenal dan tertua di Kediri. Kyai Sholeh dari Banjarmelati mendirikan pesantren ini pada tahun 1910, di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur. Kata “Lirboyo” sendiri diambil dari nama sebuah desa.

9. Pondok Pesantren La Tansa, Banten

Pesantren modern ini didirikan oleh Drs. K.H. Ahmad Rifa’i Arief (Alm), pemimpin pesantren Daar El-Qolam saat itu. Setelah Drs. K.H. Ahmad Rifa’i Arief wafat, kepemimpinan Pesantren La Tansa diambil alih oleh K.H. Sholeh, S.Ag, MM dan K.H. Adrian Mafatihullah Karim, MA.

Pesantren ini berada dibawah naungan lembaga Yayasan La Tansa Mashiro. Pesantren La Tansa terletak di daerah Parakansantri, Cipanas, Lebak, Banten.

10. Pondok Pesantren Asy Syafi’iah Nahdatul Wathon, Lombok

Wih, namanya agak sulit diingat! Tapi pondok ini keren, lho! Pencetusnya adalah ulama besar Makkah Syaikh Hasan Muhammad Al- Masysyath. Ia memerintahkan muridnya Muhammad Zainuddin Abdul Majid untuk mendirikan pesantren.

Pada tahun 1937, terbangun Madrasah Nahdlatul Wathon Diniyah Islamiyah (NWDI) untuk laki-laki. Lalu pada 15-21 April 1943, beliau kembali mendirikan madrasah yang bernama Nahdlatul Banat Diniyah Islamiyah (NBDI) untuk perempuan.

Dua madrasah ini merupakan lembaga pendidikan islam pertama yang berdiri di Pulau Lombok, dan dari dua madrasah itulah Pesantren Asy Syafi’iah Nahdatul Wathon lahir. (NR)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY